Close up view of young business people putting their hands together. Stack of hands. Unity and teamwork concept.

image source: shutterstock

The Mountain Is You oleh Brianna Wiest

Buku ini sering banget sliweran di TikTok dan Instagram di Januari 2026. Buku ini membahas tentang self-sabotage atau kebiasaan kita merusak diri sendiri (misalnya: menunda pekerjaan atau terlalu perfeksionis). Brianna bilang kalau “gunung” yang menghalangi jalanmu itu sebenarnya adalah dirimu sendiri. Ini sangat nendang buat kamu yang merasa sudah punya rencana besar di 2026 tapi kok kayaknya susah banget buat memulainya. Buku ini bantu kamu mengubah kebiasaan buruk jadi kekuatan.

Digital Minimalism oleh Cal Newport

Mengingat di 2026 ini dunia digital makin gila (dengan AI dan konten yang makin cepat), buku ini jadi semacam “detoks” buat otak. Buku ini mengajak kita buat nggak jadi budak HP. Bukan berarti harus hapus semua akun sosmed, tapi gimana cara pakai teknologi biar hidup kita lebih bahagia, bukan malah bikin stres dan merasa ketinggalan (FOMO). Cocok buat yang merasa Januari ini sudah kebanyakan scrolling dan pengen lebih fokus ke hobi atau hubungan di dunia nyata.

Hidup Tak Perlu Sempurna oleh Haemin Sunim

Buku dari biksu asal Korea Selatan ini punya ilustrasi yang sangat cantik dan kata-kata yang menenangkan. Buku ini mengajarkan kita untuk berdamai dengan kekurangan diri dan orang lain. Hidup itu nggak harus selalu soal pencapaian hebat; bisa menikmati kopi di pagi hari atau melihat matahari terbenam juga sebuah kesuksesan. Pas banget dibaca malam-malam sebelum tidur biar pikiran lebih adem setelah seharian dengar berita ekonomi atau drama di kantor.

Kira-kira kalian mau baca yang mana dulu nih?

-TE

Posted in

Leave a comment