imagesource: blogbankmega

Ini dia tiga buku tambahan yang juga bisa kamu baca!

Psychology of Money by Morgan Housel

Buku ini unik karena tidak mengajarkan cara baca grafik saham atau investasi yang rumit. Housel justru bilang kalau sukses finansial itu 80% adalah perilaku dan 20% adalah pengetahuan.

Masalah terbesar dalam keuangan adalah saat “tiang gawang” keinginan kita terus bergeser. Kalau sudah punya banyak, tapi tetap merasa kurang karena membandingkan diri dengan orang lain, itu resep buat hancur. Rich (kaya) adalah apa yang kita lihat (mobil mewah, jam tangan mahal), tapi Wealth (makmur) adalah aset yang tidak terlihat (tabungan, investasi) yang memberi kita kebebasan waktu. Fokuslah menabung tanpa alasan khusus. Kamu tidak perlu menunggu ada rencana beli rumah untuk menabung. Tabungan itu ibarat “asuransi” terhadap ketidakpastian hidup di masa depan

Deep Work by Cal Newport

Di era tahun 2026 yang penuh dengan notifikasi AI dan media sosial, kemampuan untuk fokus pada satu hal tanpa gangguan adalah keterampilan yang sangat langka dan mahal harganya.

Shallow work itu kayak balas email atau rapat gak penting—bikin sibuk tapi nggak bikin kamu maju. Deep work adalah kerja keras yang menuntut konsentrasi penuh dan menghasilkan nilai tinggi. Kalau kamu lagi fokus, lalu tiba-tiba cek HP cuma 30 detik, otakmu butuh waktu lama (bisa 20 menit) untuk kembali ke level fokus yang sama. Jadwalkan waktu khusus (misal 2 jam di pagi hari) untuk mematikan semua notifikasi dan benar-benar fokus ke satu tugas paling sulit. Jangan biarkan siapapun mengganggu di jam tersebut.

Ikigai by Héctor García & Francesc Miralles

Buku ini membawa kita ke Desa Ogimi di Okinawa, Jepang, tempat orang-orangnya paling panjang umur di dunia. Ternyata rahasianya bukan cuma makanan sehat, tapi karena mereka punya “Ikigai” atau alasan untuk bangun di pagi hari. Orang Jepang di sana tidak kenal kata “pensiun”. Mereka tetap melakukan aktivitas yang mereka sukai sampai tua, yang membuat otak dan tubuh tetap awet muda.

Belajar mencintai ketidaksempurnaan. Daripada stres mencari kesempurnaan hidup, lebih baik menikmati proses dan keunikan yang ada sekarang. Coba cari titik temu antara 4 hal ini dalam hidupmu: Apa yang kamu cintai? Apa yang kamu kuasai? Apa yang dunia butuhkan? Dan apa yang bisa menghasilkan uang buat kamu? Itulah Ikigai-mu.

Gimana menurutmu referensi buku-buku ini? Ada yang bikin kamu tertarik kah?

-TE

Posted in

Leave a comment